www.akukanker.com

Degenerasi Makula - Jenis, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Seiring dengan bertambahnya usia seringkali kita mendapatkan berbagai masalah pada kesehatan terutama pada penglihatan. Salah satu masalah yang sering terjadi yang berkaitan dengan bertambahnya usia adalah degenerasi makula. Degenerasi makula adalah penurunan penglihatan pusat, yaitu kemampuan anda memandang lurus ke depan.

Makula adalah suatu area kecil di tengah lapisan bagian dalam retina mata dengan jumlah sel batang dan kerucut terbanyak. Area ini berperan penting bagi kehidupan manusia karena dapat membantu manusia dalam melihat dengan baik dalam keadaan terang maupun gelap. Makula membantu manusia lebih mandiri dan waspada terhadap benda atau keadaan di sekitar diri sendiri. Kondisi ini memengaruhi kemampuan membaca, menyetir, menulis, atau mengenali wajah seseorang baik teman, keluarga atau orang lain. Namun tidak berpengaruh pada penglihatan sisi atau sekeliling.

iklan

Penglihatan sisi (peripheral vision) tidak memiliki jumlah sel yang sama dengan makula sehingga menghasilkan penglihatan yang tidak fokus atau tidak tajam. Kondisi ini berkembang secara bertahap tergantung kepada tingkat keparahannya. Degenerasi makula ini merupakan penyebab gangguan penglihatan paling umum di negara-negara maju. Dan untuk penyebab degenerasi makula sendiri belum sepenuhnya diketahui secara pasti namun gejala-gejalanya selalu berkembang seraya usia bertambah. Namun, ada dua jenis degenerasi makula dengan penyebab yang berbeda, yaitu degenerasi makula basah dan kering. Berikut ini penjelasan dan penyebab mengenai jenis degenerasi makula tersebut, yaitu :

Degenerasi makula kering

Degenerasi makula jenis yang pertama adalah kering, yaitu diawali dengan munculnya penumpukan zat sisa di bawah retina yang disebut drusen. Penumpukan drusen yang semakin banyak akan berpengaruh pada penglihatan. Pada tahap lanjut, hal ini dapat menyebabkan degenerasi dan menipisnya sel yang berada di lapisan bagian luar retina etinal pigment epithelium/RPE). RPE adalah sel yang menutrisi dan menjaga sel batang dan kerucut di lapisan bagian dalam retina.

Degenerasi makula basah

Jenis yang selanjutnya adalah basah, Selain disebabkan oleh menurunnya kondisi RPE, kondisi ini juga disebabkan oleh tumbuhnya pembuluh darah baru yang rapuh dari pembuluh darah kecil yang terdapat di belakang lapisan makula. Pembuluh darah yang rapuh ini cenderung mudah bocor dan mengeluarkan darah dan cairan yang dapat merusak sel batang dan kerucut, serta menyebabkan jaringan parut di makula. Degenerasi makula basah dapat mengganggu penglihatan pusat dalam waktu yang lebih cepat dari AMD kering, yaitu dalam kurun waktu minggu hingga bulan. Bahkan jika terjadi perdarahan, penglihatan dapat hilang secara tiba-tiba dalam hitungan jam atau hari saja.

Degenerasi makula ini merupakan penyakit yang progresif yang kondisinya akan memburuk seiring waktu meski penderita cenderung tidak merasakan sakit. Gejala kondisi seperti ini akan mudah diketahui jika penyakit degenerasi makula telah menyerang kedua mata. Jika degenerasi makula menyerang satu mata saja tidak mudah dirasakan karena masih terbantu oleh mata lain yang masih normal. Gejala awal degenrasi makula adalah memburuknya penglihatan pusat walau telah menggunakan kacamata. Seseorang yang mengalami degenerasi makula juga merasa kesulitan ketika mengenali tulisan, gambar, wajah dan ekspresi wajah orang lain.

Pengobatan Degenerasi Makula

degenarasi makula

Degenarasi makula biasanya diketahui tanpa senjaga ketika penderita melakukan pemeriksaan mata. Jika penderita mengalami degenerasi makula, maka dokter umum akan segera memberi rujukan kepada dokter spesialis mata. Penglihatan penderita akan diperiksa dengan cara diminta melihat beberapa gambar yang memiliki garis vertikal maupun horizontal. Jika penderita menemukan adanya garis yang hilang atau terdistorsi, maka dokter akan melanjutkan dengan melakukan pemeriksaan pada bagian belakang mata dengan menggunakan mikroskop khusus.

Dokter mungkin akan memotret retina mata anda untuk melihat jika terdapat perubahan yang menyerupai kondisi degenerasi makula basah dan kering. Pengobatan lain yang dapat dilakukan oleh dokter biasanya adalah melakukan terapi sesuai dengan jenis degenerasinya. Walau sebagian kasus yang menggunakan terapi ini menunjukkan hasil yang baik, namun terapi ini juga memiliki kemungkinan terjadinya komplikasi yang serius, termasuk naiknya tekanan di area mata atau bahkan kerusakan mata. Hal lain yang bisa menjadi kendala adalah biaya perawatan yang tinggi karena lensa harus disesuaikan dengan masing-masing kondisi penderita.

Maka dari itu ada baiknya kita melakukan pencegahan sejak dini dengan melakukan beberapa cara sederhana seperti melakukan hidup sehat dan mengatur pola makan yang baik untuk mata. Hindari kebiasaan buruk sejak dini seperti merokok. Dan yang terpenting adalah rutin memeriksakan mata anda ke dokter spesialis mata agar anda lebih mudah mengetahui perkembangan kondisi kesehatan mata anda dengan baik. Mulailah membiasakan hidup sehat sejak dini agar kesehatan tubuh dan mata anda tetap sehat walaupun usia terus bertambah.