www.akukanker.com

Mata Berair - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Mata berair (epifora) adalah kondisi ketika mata berair terus-menerus. Penyumbatan sistem drainase lakrimal adalah factor utama penyebab air mata berlebihan dan cenderung terjadi pada manula. Penyumbatan terjadi karena penyempitan atau mengecilnya saluran nasolakrimal.

iklan

Kondisi ini bukanlah hal yang serius, namun jika terus menerus terjadi tentu akan membuat seseorang menjadi jengkel dan dapat menghambat aktivitasnya.

Mata memproduksi air mata untuk tetap menjaga kelembaban serta mengatasi iritasi berair terjadi ketika terlalu banyak memproduksi air mata atau saluran air mata tidak bekerja dengan baik. peran utama dari air mata adalah menjaga kelembaban mata serta membersihkan mata dari segala benda asing yang masuk kedalam mata. Kondisi mata yang berair bisa menyerang siapa pun termasuk bayi yang masih kecil dan dapat terjadi pada salah satu mata saja atau keduanya.

Alasan mata bisa berair antara lain:
-Terkena pemicu alergi seperti debu.
-Kelenjar yang bengkak (blepharitis) disekitar bulu mata.
-Terhalangnya saluran air mata.
-Infeksi pada selaput yang berada di sekitar lipatan mata.
-Keadaan lipatan mata yang abnormal.
-Iritasi akibat gosokan pada mata.
-Bulu mata yang tumbuh kedalam.
-Tekanan berlebihan pada mata, tertawa atau menguap.

Penyebab Mata Berair

mata berair

Air mata umumnya mengalir cepat keluar dari mata. Penyumbatan sistem drainase lakrimal adalah factor utama penyebab air mata berlebihan dan cenderung terjadi pada manula. Penyumbatan terjadi karena penyempitan atau mengecilnya saluran nasolakrimal.

Beberapa penyebab kondisi ini sebagai berikut:

-Sindrom mata kering
Salah satu penyebab mata berair adalah mata kering atau sindrom mata kering. Sindrom mata kering dapat membuat sakit mata, tidak nyaman dan terasa kering, maka itu dapat menyebabkan sekresi air mata yang berlebihan.

-Saluran nasolacrimal terganggu
Ketika air mata yang dihasilkan, air mengalir ke saluran air mata melalui kelopak mata dan membuat jalan keluar melewati mata. Air mata kemudian berjalan ke saluran nasolacrimal yang berada pada bagian dalam hidung, dan kemudian membuat jalan keluar melalui hidung. Hal inilah yang merupakan penyebab hidung kita seperti terkena pilek ketika kita menangis. Ketika ada fungsi yang tidak normal dan kelenjar air mata atau jalur dimana air mata terganggu salurannya, kelebihan air mata tidak bisa lewat melalui hidung sehingga mengalir lebih banyak dari mata.

-Blepharitis
Blepharitis pada dasar nya adalah peradangan pada kelopak mata yang menyebabkan disfungsi kelenjar pada kelopak mata di mana bulu mata tumbuh. kerusakan kelenjar ini menyebabkan pertumbuhan bakteri tertentu di dekat akar bulu mata yang dapat menyebabkan mata berair, kelopak mata merah bersisik dan rontoknya bulu mata.

-Konjungtivitis
Konjungtivitis atau mata merah, tidak lain adalah infeksi dari membran yang dikenal sebagai konjungtivita di dekat lapisan kelopak mata. Infeksi virus atau bakteri, paparan bahan kimia tertentu, penggunaan lensa kontak, dsb adalah beberapa penyebab konjungtivitis. Gejala konjungtivitis meliputi penglihatan kabur, sakit mata, mata berair, kepekaan terhadap cahaya, dsb.

-Trichiasis
Istilah medis yang digunakan untuk mendefinisikan bulu mata tumbuh kedalam adalah trichiasis. Trichiasis ditandai dengan bulu mata yang tumbuh sedemikian rupa sehingga mengarah pada mata.

-Iritasi
Apa pun yang mengganggu mata dapat menyebabkan air mata diproduksi. Ketika ada partikel asing memasuki mata, maka menyebabkan iritasi pada mata. Partikel asing ini bisa berupa debu, asap, serbuk sari, angin, dsb.

Pengobatan Mata Berair

Kebanyakan, kondisi ini tidak membutuhkan perawatan khusus karena dapat membaik dengan sendirinya. Namun terkadang, kondisi ini bisa menjadi masalah kronis sehingga membutuhkan penanganan khusus. Berikut beberapa cara mengatasi kondisi ini disesuaikan dengan penyebabnya:

-Mengompres mata dengan handuk basah hangat selama beberapa kali dalam sehari bisa mengatasi saluran air mata yang tersumbat.
-Obat tetes mata mungkin bisa Anda gunakan untuk menangani mata kering
-Dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk mengatasi mata berair yang disebabkan oleh konjungtivitis atau infeksi mata lainnya.
-Jika penyebabnya alergi, mengonsumsi obat antihistamin bisa membantu mengatasinya.
-Tindakan medis minor bisa dilakukan untuk mengatsi bulu mata yang tumbuh ke dalam atau ada benda asing pada mata.
-Dokter mungkin merekomendasikan jalur operasi jika terjadi penyumbatan pada saluran air mata Anda.

Mata berair pada bayi biasanya disebabkan oleh penyumbatan saluran air mata. Biasanya penyumbatan saluran air mata pada bayi bisa membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.

Tapi, Anda bisa mempercepat penyembuhan dengan cara memijat saluran air mata tersebut menggunakan jari telunjuk yang bersih. Lakukan pijatan lembut dimulai dari sudut mata bayi Anda lalu berakhir ke bagian mata yang berdekatan dengan hidung. Pijatan ini bisa dilakukan selama beberapa kali tiap harinya selama beberapa bulan.

Namun jika kondisi belum juga membaik, jalur operasi mungkin bisa dijadikan pilihan.

Sebenarnya perawatan mungkin tidak diperlukan jika kondisi ini tidak mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami mata berair berkepanjangan yang diiringi oleh rasa sakit, mata memerah, iritasi, perdarahan, memar di sekitar mata, sakit kepala parah, gangguan penglihatan, atau bahkan membuat Anda tidak dapat melihat sama sekali.