www.akukanker.com

Mata Eksoftalmus - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Eksoftalmus adalah penonjolan abnormal pada salah satu atau kedua bola mata. Disebabkan oleh penyakit tiroid; terutama penyakit grave (jaringan di dalam rongga mata membengkak dan terdapat endapan yang mendorong mata ke depan), perdarahan di belakang mata, peradangan di dalam rongga mata, tumor jinak maupun ganas di dalam rongga mata dan di belakang bola mata, pseudotumor, trombosis sinus kavernosus, dan malformasi arteriovenosa. Gejala dan Tanda penyakit ini ialah salah satu atau kedua bola mata tampak menonjol.

iklan

Eksoftalmus merupakan kondisi yang mana salah satu atau kedua bola mata menonjol keluar, hal ini dapat disebabkan oleh pembengkakan dari jaringan halus dalam kantung mata. Penyakit ini selalu dikaitkan dengan penyakit Grave's, yang juga mengakibatkan tirotoksikosis (aktivitas berlebihan dari kelenjar tiroid). Penyebab lainnya adalah tumor mata, sebuah aneurisme (penggelembungan pembuluh arteri) atau inflamasi pada bagian belakang mata.

Penyebab Eksoftalmus bermacam –macam antara lain :

Penyakit gangguan kelenjar gondok atau thyroid disebut Grave Disease atau Grave Ofthalmopahy (Setiap tahun diperkirakan terdapat 5-6 penderita Grave diantara 100.000 penduduk dan 2/3 nya dengan eksofthalmos). Terjadi penonjolan ke dua bola mata karena ada pembengkaan (hipertrophi) otot penggerak bola mata sehingga mendorong bolamata ke depan.

Gejala dan Tanda eksoftalmus

mata eksoftalmus

-Perdarahan di belakang bola mata (diruang orbita mata) akibat dari trauma
-Peradangan di dalam rongga mata
-Tumor jinak maupun ganas di dalam rongga mata dan di belakang bola mata
-Pseudotumor (adanya penonjolan bola mata karena adanya inflamasi / peradangan jaringan disekitar bola mata sehingga mendorong bola mata kedepan
-Kelainan pembuluh darah misalnya Trombosis sinus kavernosus dan Malformasi arteriovenosa.
-Salah satu atau kedua bola mata tampak menonjol keluar.


Pengobatan Untuk Eksoftalmus

Pengobatan pada kondisi ini tergantung kepada penyebabnya. Jika terdapat kelainan pada hubungan antara arteri dan vena, maka perlu dilakukan pembedahan. Jika penyebab eksoftalmus adalah hipertiroidisme (terlalu banyak hormon tiroid) maka dilakukan pengobatan terhadap hipertiroidisme. Namun pengobatan tiroid biasanya tidak dapat menghilangkan penonjolan mata.

Perdarahan atau peradangan dapat diatasi dengan mengobati penyebabnya. Tumor (tergantung dari jenis tumor) dapat diobati dengan kemoterapi, terapi radiasi, atau pembedahan. Pemberian kortikosteroid dapat membantu mengatasi peradangan yang disebabkan oleh pseudotumor.

Penanganan untuk mengatasi gejala-gejala proptosis itu sendiri dapat berupa pemberian obat tetes mata (air mata buatan) untuk mengatasi kekeringan pada mata (jika terjadi proptosis ringan), atau pemberian kortikosteroid, terapi radiasi, atau pembedahan jika terjadi proptosis berat. Jika kelopak mata tidak dapat menutupi bola mata yang menonjol, mungkin perlu dilakukan pembedahan kelopak mata untuk membantu melindungi kornea terhadap kekeringan dan infeksi.