www.akukanker.com

Mata Iridosiklitis Akut - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Mata Iridosiklitis Akut atau sering disebut juga dengan uveitis anterior atau uveitis yang terjadi pada bagian depan mata. Uveitis sendiri adalah peradangan pada uvea yaitu lapisan pada mata yang terletak antara lapisan sklera dan retina, terdiri dari iris, badan siliar dan koroid. Radang pada iris disebut iritis, dan radang pada bagian siliar disebut siklitis. Iritis dan siklitis dapat terjadi bersamaan sehingga disebut Iridosiklitis.

iklan

Pada mata akan terlihat mata merah, akibat adanya darah di dalam bilik mata depan maka akan terdapat suar dan pupil yang mengecil dengan tajam penglihatan menurun. Pada proses radang akut dapat terjadi miopisasi akibat rangsangan badan siliar dan edema lensa. Iridosiklitis kronis merupakan episode rekuren dengan gejala akut yang ringan atau sedikit.

Keluhan pasien dengan iridosiklitis akut mata sakit, merah, fotofobia, penglihatan turun ringan dengan mata berair, dan mata merah. Keluhan sukar melihat dekat pada pasien akibat ikut meradangnya otot-otot akomodasi.

Pada Iridosiklitis diberikan tetes mata midriatik dan steroid topical. Bila terlihat tanda radang berat maka dapat diberikan steroid sistemik. Sebaiknya pada mata ini diukur tekanan bola mata untuk persiapan memeriksa fundus dengan midriatika.

Berdasarkan asalnya Iridosiklitis dibedakan menjadi, uveitis eksogen dan uveitis endogen. Uveitis eksogen pada umumnya dikarenakan oleh trauma, operasi intra okuler, ataupun iatrogenic. Sedangkan uveitis endogen dapat disebabkan oleh fokal infeksi di organ lain maupun reaksi autoimun.

Jenis Mata Iridosiklitis Akut

mata iridosiklitis akut

=> Iridosiklitis Jenis Non-Granulomatosa

Pada bentuk jenis ini, onsetnya khas akut, dengan rasa sakit, injeksi, fotofobia dan penglihatan kabur. Terdapat kemerahan sirkumkorneal atau injeksi siliar yang disebabkan oleh dilatasi pembuluh-pembuluh darah limbus. Deposit putih halus (keratic presipitate/KP) pada permukaan posterior kornea dapat dilihat dengan slit-lamp atau dengan kaca pembesar. KP adalah deposit seluler pada endotel kornea. Medium KP terlihat pada kebanyakan jenis Iridosiklitis akut maupun kronis. Fresh KP atau KP baru terlihat berwarna putih dan melingkar. Seiring bertambahnya waktu,akan berubah menjadi lebih pucat dan berpigmen. Pupil mengecil dan mungkin terdapat kumpulan fibrin dengan sel di kamera anterior. Jika terdapat sinekia posterior, bentuk pupil menjadi tidak teratur.

=> Iridosiklitis Jenis Granulomatosa

Pada jenis ini, biasanya onsetnya tidak terlihat, penglihatan berangsur fotofobianya tidak seberat bentuk Non-Granulomatosa. Pupil sering mengecil dan tidak teratur karena terbentuknya sinekia posterior. KP mutton fat besar-besar dapat terlihat dengan slit-lamp di permukaan posterior kornea.

Demikianlah informasi singkat tentang pengertian dan jenis mata iridosiklitis akut, semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan anda tentang jenis penyakit mata.

Gejala dan Penyebab Mata Iridosiklitis Akut

Penyakit ini berasal dari kuman gigi yang merambat ke bagian mata, tanda awal terkena penyakit ini yaitu mata yang memerah namun tidak mengeluarkan kotoran. Gejala yang terasa adalah penderita akan mengalami penglihatan seperti ada bintik-bintik hitam berterbangan. Pada orang awam, penyakit ini dianggap biasa dan hanya diobati dengan obat-obat yang di jual bebas.

Berbagai jenis penyakit mata memang harus dihindari dan dicegah. Penyakit mata yang berhubungan dengan sistem kekebalan juga harus diantisipasi dengan mengobati penyakit itu sendiri.

Gejala penyakit ini merupakan penyakit yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung selama 6 sampai 8 minggu minggu dan pada tahap awal dapat dikontrol dengan penggunaan tetes mata saja.

Gejala mata Iridosiklitis Akut meliputi :

- Mata merah
- Mata nyeri
- Sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
- Pandangan kabur dan tidak jelas
- Ada bintik-bintik gelap pada lapang pandang.
- Hiperlakrimasi (produksi air mata berlebih).

Penyebab gejala mata iridosiklitis akut

Penyakit ini terjadi disebabkan oleh faktor endogen misalnya karena kelainan autonium seperti peradangan sendi (arthritis rheumatoid) atau anklyosing spondylitis. Ada pula faktor eksogen yang berasal dari luar yang menyebabkan uveitis anterior seperti trauma, iatrogenic atau akibat operasi intra okuler.

Gejala mata ini biasanya hanya menyerang salah satu mata saja dan kebanyakan dialami oleh orang berusia muda. Adanya kelainan autonium merupakan faktor resiko terbesar terjadinya uveitis anterior.

Uveitis anterior paling sering menyerang seseorang, dimana peradangan terjadi di bagian depan mata. Uveitis ini biasanya terbatas hanya menyerang iris, sehingga dinamakan iritis (peradangan iris). Peradangan ini dapat disebabkan oleh kelainan autoimun seperti artritis rheumatoid (peradangan sendi) atau anklosing spondylitis, namun lebih sering terjadi pada orang sehat yang tidak memiliki penyakit tersebut. Kelainan ini hanya menyerang satu mata saja dan sering menyerang atau mengenai anak yang masih berusia muda. Riwayat kelainan autoimun merupakan faktor resiko terjadinya uveitis ini.

Penyakit ini penyebabnya berasal dari gigi yang berlubang. Pada awalnya, penyakit ini ditandai dengan mata merah, namun tanpa kotoran, yang kemudian disertai nyeri penglihatan agak terganggu karena ada bintik-bintik hitam berterbangan. Bila penyakit ini ditangani secara cepat dan tepat, maka kemungkinan sembuh secara semnpurna akan terwujud.

Tapi sayang, penyakit ini pada umumnya akan kambuh kembali terutama pada sumber kumannya, yaitu gigi tidak ditangani dengan baik. Kekambuhan ini menyebabkan mata menjadi cacat menetap disertai penglihatan yang rabun bahkan bisa timbul kebutaan.

Ada beberapa hal yang perlu anda waspadai seperti :

- Bagian mata berubah merah, ini terjadi karena adnya darah di dalam bilik mata depan uang mengakibatkan suar dan pupil mengecil sehingga membuat penglihatan menjadi menurun.

- Pupil yang mengecil mengakibatkan rangsangan proses peradangan pada oto sfinger pupil dan terdapat edem iris.

- Bila proses radang telah akut maka dapat menjadi miopisasi yang mana diakibatkan karena rangsangan badan siliar dan edema iris.

- Orang yang mengalami penyakit ini akan merasakan keluhan seperti sakit di bagian mata, penglihatan yang mengalami penurunan ketajaman, mata berair, mata merah dan mengalami kesulitan untuk melihat dari dekat.

- Jika mata anda mengalami keluhan sakit seperti penyakit ini jangan di diamkan saja segera obati sebelum penyakitnya betambah parah.

Nah itulah pembahasan kali ini tentang Mata Iridosiklitis Akut, semoga dapat bermanfaat untuk anda, dan ilmunya jangan lupa di bagikan. Jika ada kekurangan, mohon dimaklumi. Terima kasih telah berkunjung.