www.akukanker.com

Mata Iritasi - Jenis-jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatanya

Iritasi mata adalah terjadinya gangguan pada mata yang ditandai dengan rasa gatal, kekeringan pada mata, pandangan kabur, perih dan sakit. Kondisi mata ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal seperti pemakaian lensa kontak, kotoran yang masuk ke dalam mata, karena alergi, bahan alergen dan iritan, serta infeksi konjungtivitis atau pink eye adalah salah satu bentuk penyakit mata ini yang paling umum. Gangguan mata ini bila disebabkan oleh virus atau bakteri dapat dengan mudah menulari orang lain.

Jenis Iritasi Mata

iklan

Gejala iritasi yang dialami pengidap kurang lebih sama, yaitu mata merah, berair, dan gatal. Tetapi detailnya bisa jadi berbeda berdasarkan jenis dan penyebab. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh berbagai hal yang berbeda, seperti alergi, bakteri, ataupun virus.

-Konjungtivitis yang disebabkan oleh virus umumnya akan pulih dalam 1-3 minggu. Hal terpenting adalah mencegah terjadinya komplikasi.
-Konjungtivitis yang disebabkan oleh bakteri umumnya disertai dengan keluarnya cairan berwarna hijau atau kuning dari sudut mata. Dokter dapat memberikan antibiotik untuk meredakannya.

Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi umumnya akan berdampak pada kedua mata dan menyebabkan gejala-gejala umum alergi, seperti hidung berair. Selain alergi parah yang membutuhkan penanganan medis, kondisi ini sebenarnya dapat diatasi secara mandiri.

-Bersihkan cairan yang keluar dari mata secara rutin

Cuci tangan sebelum membersihkan mata. Mulai dengan mengusap sudut mata bagian dalam, kemudian ke bagian luar. Gunakan lap atau tisu berbeda untuk mengusap bagian-bagian yang berbeda. Segera cuci atau buang tisu sekali pakai begitu selesai digunakan. Tindakan ini penting untuk mencegah bakteri berkembang.

-Gunakan kompres untuk meredakan iritasi

Kompres dingin biasanya baik untuk menangani konjungtivitis alergi. Sementara kompres hangat baik untuk meredakan bengkak atau konjungtivitis akibat virus atau bakteri. Rendam kain lembut dan bersih di dalam air hangat atau dingin. Peras dan tekan secara perlahan-lahan pada mata yang terinfeksi. Segera ganti lap sebelum beralih ke mata lain untuk menghindari penularan.

-Hindari penggunaan lensa kontak

Lensa kontak dapat menyebabkan iritasi mata sehingga bakteri yang terperangkap mengakibatkan konjungtivitis. Setelah pink eye sembuh, cuci bersih lensa kontak sebelum digunakan kembali.

Penyebab dan Gejala Iritasi Mata

mata iritasi

Iritasi mata bisa menjadi masalah yang membuat frustasi. Tapi jika penyebab kondisi mata ini diketahui, maka sangat mudah untuk mengobati iritasi mata. Mata memungkinkan kita untuk melihat semua pandangan dan mengerti apa yang terjadi di sekitar kita. Organ kecil ini juga sangat halus dan lebih terbuka dibandingkan organ lain, karen aitu lebih rentan terhadap kerusakan atau iritasi mata.

Penyebab sakit mata ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Debu juga menjadi faktor yang dapat menyebabkan iritasi pada mata. Penyakit mata ini dapat terjadi karena disebabkan kelopak mata yang berdekatan dengan bulu mata. Ketika kotoran terdapat pada bulu mata, hal itu menyebabkan peradangan dan kelopak mata terkena iritasi. Untuk mengobati penyakit mata ini kita perlu untuk memahami penyebab yang berbeda. Berikut adalah beberapa penyebab iritasi mata:

1. Blepharitis merupakan infeksi pada kelopak mata. Hal ini terjadi karena bakteri pada kulit. Masalah ini menyebabkan peradangan pada folikel bulu mata.
2. Okuler rosacea adalah kondisi peradangan kulit, dan ketika hal itu terjadi di dekat mata bisa menyebabkan iritasi. Hal ini membuat kelopak mata bengkak dan rasa panas terbakar terus-menerus di mata.
3. Iritasi mata kering dapat terjadi akibat dari kekeringan pada kornea dan konjungtiva. kekurangan produksi air mata menyebabkan mata kering. Air mata berguna untuk melumasi dan memelihara mata, jika produksi air mata berkurang maka hal itu mengarah pada iritasi mata.
4. Keratitis mengacu pada berbagai infeksi atau peradangan pada kornea. Ini adalah luka terbuka di lapisan luar kornea. Pengobatan secepatnya harus dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dari kornea.
5. Penyebab lain adalah iritis, peradangan pada iris, mata merah, sakit hati, debu, lensa kontak yang terinfeksi, mata lelah, atau penggunaan make up untuk daerah mata.

Gejala Iritasi Mata

Gejala iritasi mata sepenuhnya tergantung pada penyebabnya. Sebagian besar penyebab yang berhubungan dengan penyakit mata ini akan menyebabkan mata terasa terbakar, gatal, iritasi pada kelopak mata, mata merah, mata berair, radang mata atau kelopak mata, kulit terkelupas atau bahkan ketombe pada kelopak mata, kepekaan terhadap cahaya, infeksi nanah, benjolan dikelopak mata, bintik-bintik pada kornea, sakit mata parah, penglihatan kabur dan mata merah.

Pengobatan Iritasi Mata

Iritasi mata adalah terjadinya gangguan pada mata yang ditandai dengan rasa gatal, kekeringan pada mata, pandangan kabur, perih dan sakit. Kondisi mata ini bisa diakibtakan oleh berbagai macam hal seperti pemakain lensa kontak ataupun kotoran yang masuk ke dalam mata. Iritasi mata akibat kotoran dari luar bisa dihindari dengan memakai pelindung mata seperti menggunakan kacamata saat bepergian atau beraktifitas. Namun jika iritasi mata sudah terjadi, sebaiknya dilakukan pengobatan agar tidak terjadi gangguan mata yang tidak diinginkan.

Selain dengan menggunakan obat tetes mata, untuk mengatasi gangguan kesehatan mata seperti mata merah, mata terasa panas, gatal atau iritasi bisa dilakukan dengan menggunakan bahan alami yang tentunya ini lebih aman. Berikut ini adalah cara mengatasi gangguan kesehatan mata seperti mata merah, iritasi atau mata terasa gatal yang bisa kita lakukan.

1. Kompres dengan air dingin
Membersihkan mata dengan air dingin dan mengompresnya menggunakan air dingin dapat mengobati sensasi terbakar pada mata untuk beberapa saat. Hal ini akan sangat membantu dalam menurunkan bagian mata yang bengkak dan juga akan mengurangi rasa gatal.
2. Obat tetes air mata
Salah satu cara yang paling banyak digunakan untuk mengobati gangguan pada mata adalah dengan menggunakan obat tetes mata. Namun sebaiknya kita berhati-hati dalam memilih obat tetes mata, jangan sampai hal itu justru memperburuk keluhan. Ada baiknya bila kita terlebih dahulu mengonsultasikan obat tetes mata tersebut ke dokter sebelum menggunakannya.
3. Irisan mentimun
Irisan mentimun yang ditempelkan (untuk menutupi) pada mata bisa membantu mengatasi iritasi pada mata.
4. Irisan kentang
Untuk menghilangkan lingkaran gelap di bagian bawah kelopak mata bisa menggunakan irisan kentang. Selain itu juga bisa untuk meredakan sensasi mata terbakar. Caranya dengan menempatkan irisan kentang di mata dan tunggu hasilnya beberapa saat.
5. Lidah buaya
Selain sebagai obat bakar luar, lidah buaya juga bisa menjadi obat mata. Caranya dengan mencampurkan sedikit jus lidah buaya dengan air dingin dan dipakai untuk mencuci mata. Cara ini bermanfaat untuk meredakan mata yang terasa panas.
6. Madu dan susu hangat
Terkadang mata terbakar bisa disebabkan karena adanya infeksi seperti konjungtivitis (peradangan selaput mata). Karena itu, untuk mengobatinya bisa dengan mencampurkan madu dengan beberapa susu hangat. Gunakan sebagai media cuci mata.

Kurang lebih seperti itulah penjelasan mengenai artikel mata iritasi dan apa saja faktor penyebabnya. Semoga setelah anda membaca dan memahami tentang Mata Iritasi anda bisa menghindari risiko terkena sakit mata belekan. Demikian artikel yang bisa saya sampaikan kali ini, semoga bermanfaat.