www.akukanker.com

Mata Kering - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Penyakit Mata Kering merupakan kondisi mata yang mengalami kekurangan cairan akibat air mata yang mudah menguap atau produksi air mata yang terlalu sedikit. Atau bisa juga penyakit ini adalah kekurangan kronis pelumasan dan kelembaban yang cukup di mata sehingga menyebabkan sensasi kekeringan, gatal dan terbakar.

Nama lain dari penyakit ini adalah keratoconjunctivitis sicca atau sindrom mata kering.

iklan

Air mata terbuat dari air, minyak, lendir, antibodi, dan protein khusus, yang memiliki peranan penting untuk mata. Air dan minyak memberikan kelembaban dan pelumas, sementara lendir, antibodi, dan protein mencegah infeksi. Semua zat ini dikeluarkan oleh kelenjar khusus di sekitar mata. Namun, beberapa hal dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada sistem air mata, sehingga pasokan air mata tidak cukup.

Diagnosis Mata Kering

mata kering

Pemeriksaan penyakit mata ini dapat dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan melihat tanda-tanda yang terlihat pada mata, serta gejala yang dirasakan oleh penderita. Selain dengan pemeriksaan biasa, kadang-kadang dokter juga membutuhkan teknik pemeriksaan khusus untuk memperkuat analisis.

Salah satu jenis tes untuk menentukan pasien terkena penyakit ini atau tidak adalah Schirmer's test. Melalui tes ini dokter akan mengukur tingkat kekeringan pada mata dengan cara menempelkan potongan kertas khusus yang dapat menyerap cairan di kelopak mata bagian bawah selama 5 menit. Jika dalam waktu tersebut panjang area yang basah pada kertas hanya kurang dari 10 milimeter, berarti pasien mengalami penyakit ini.

Untuk mengetahui seberapa cepat air mata mengering, dokter dapat melakukan tes yang disebut Fluorescein dye test. Tes yang di dalamnya dibantu dengan cairan pewarna khusus berwarna kuning dan jingga ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi adanya kerusakan pada permukaan mata.

Selain dengan Fluorescein dye test, kerusakan pada permukaan mata juga bisa dideteksi dengan Lissamne green test.

Penyebab dan Gejala Mata Kering

Penyebab dari penyakit ini biasanya diakibatkan karena turunnya atau terganggunya produksi air mata kering bisa dipicu oleh beberapa faktor, diantaranya:
- Faktor usia (sebagian besar kasus penyakit mata ini terjadi pada lansia).
- Perubahan hormon, misalnya ketika hamil, ketika menggunakan pil kontrasepsi, dan ketika menjelang masa menopause.
- Aktivitas dan kebiasaan yang menyebabkan frekuensi mata berkedip berkurang misalnya membaca, bekerja di depan komputer, dan menulis.
- Penyakit tertentu, misalnya blefaritis, disfungsi kelenjar meibomian, dermatitis kontak, rheumatoid arthritis, konjungtivitis alergi, sindrom sjogren, HIV, skleroderma, bell's palsy, dan lupus
- Cedera pada mata
- Paparan radiasi
- Efek samping pemakaian kontak lensa
- Efek samping operasi laser pada mata (Lasik)
- Efek samping obat-obatan (misalnya antidepresan, diuretik, beta-blockers, dan antihistamin)
- Lingkungan (misalnya tinggal di wilayah tinggi, atau beriklim kering, panas, dan berangin).

Seseorang yang mengalami penyakit ini akan mendapatkan gejala-gejala, berupa:
- Mata merah
- Mata bengkak
- Mata terasa panas
- Mata terasa sakit
- Mata terasa berpasir dan kering
- Mata terasa gatal
- Penglihatan menjadi sensitif terhadap sinar matahari
- Penglihatan buram sementara akan membaik ketika berkedip
- Adanya selaput lendir tipis di sekitar mata
- Kelopak mata atas dan bawah saling menempel ketika bangun tidur.
- Beratnya kelopak mata
- Ketidak mampuan mengeluarkan air mata pada saat tertekan.
- Menurunnya penggunaan mata untuk waktu yang lama
- Mata Lelah
- Sensasi tidak nyaman pada mata
- Kondisi ini terkadang memiliki gejala yang terkadang tidak sesuai, seperti air mata mengalir tidak terkontrol ke pipi, yang muncul saat mata memberikan sinyal ke sistem saraf bahwa mata membutuhkan pelumas akibatnya, mata dibanjiri dengan air mata kompensasi karena mata kering.

Sayangnya, ini tidak menyelesaikan masalah mata kering, karena air mata yang keluar pada situasi ini lebih banyak terdiri dari air, dari pada komposisi lengkap yang dibutuhkan untuk melembabkan mata.

Tingkat keparahan penyakit ini bervariasi, mulai dari tingkat ringan hingga tingkat parah dengan rasa sakit atau bahkan disertai komplikasi. Pada sebagian besar kasus yang ada, gejala-gejala yang dirasakan tergolong ringan.

Pengobatan Mata Kering

Sebelum pergi ke dokter, cobalah obati sendiri dahulu mata kering anda, jika gejalanya masih tergolong ringan. Gunakan obat tetes mata yang dijual bebas di apotik yang memiliki khasiat untuk melembabkan mata atau berfungsi sebagai pengganti air mata.
Jika pengobatan yang anda lakukan sendiri di rumah tidak berhasil, maka temuilah dokter. Oleh dokter, anda biasanya akan diresepkan obat-obatan yang bisa menstimulasi produksi air mata atau meningkatkan jumlah air mata, serta menurunkan resiko kerusakan pada kornea.

Jika obat-obatan tidak mampu mengatasi penyakit ini, maka dokter akan menawarkan anda prosedur penyumbatan saluran pembuangan air mata atau sumbat punktus. Melalui prosedur ini, lubang-lubang pembuangan air mata yang terdapat di sudut mata akan disumbat agar mata tidak cepat kering. Prosedur sumbat punktus ada yang sifatnya sementara dan juga yang permanen. Jika diperlukan, prosedur penyumbatan secara permanen akan dilakukan oleh dokter dan tentunya atas persetujuan pasien.

Ada pula pengobatan mata ini secara alami, diantaranya sebagai berikut:

1. Mencuci Mata
Sindrom mata kering terjadi di karenakan mata yang kurang bagus dalam memproduksi air mata untuk membasahi mata dan berakibat keringnya mata, cara ini bisa di minimalisir dengan membasahi mata. Dengan air dingin sesering mungkin. Mata yang sering terkena paparan sinar matahari dan digunakan untuk menatap layar komputer akan mudah mengering karena air mata dapat menguap dengan cepat, jadi usahakan untuk selalu membasahi mata anda dengan air dingin.

2. Teteskan air mawar
Air mawar merupakan ramuan tradisional yang sangat ampuh untuk melembabkan mata yang kering dan gatal. Pemakaiannya biasa dilakukan dengan meneteskan air mata untuk membersihkan dan melembabkan mata.

3. Asam lemak omega 3
Diet kaya asam lemak omega 3 dapat membantu menyembuhkan sindrom mata kering dan terbakar. Jadi sertakan makanan yang kaya akan asam lemak didalam hidangan kalian.

4. Rileks
Lelah bisa menjadi penyebab penyakit ini dengan menggunakan mata terus menerus menatap layar komputer. Bersantai sejenak sangat penting untuk mengatur kembali kelembaban yang ada di mata.

5. Istirahat
Mata yang terlalu banyak menatap komputer tentu akan lelah yang biasanya menyebabkan mata kering dan gatal. Anda bisa mengurangi mata kering dengan mengistirahatkan mata, bisa dengan tidur sejenak untuk mengembalikan cairan air mata untuk melembabkan mata.

Inilah artikel tentang Mata Kering, cukup sekian artikel yang kami sampaikan kali ini, semoga bermanfaat untuk anda yang membaca artikel kami. Terima kasih.