www.akukanker.com

Mata Rabun Senja - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Rabun senja atau Nyctalopia adalah keadaan mata yang tidak mampu melihat dalam keadaan redup. Rabun senja kadang disebut rabun ayam karena keluhan sering dirasakan saat senja menjelang malam. Orang yang sedang melakukan pengobatan glaucoma juga bisa mengalami penyakit ini karena efek samping dari obat-obatan glaucoma yang mengakibatkan pupil mengecil sehingga mata sulit menangkap sinar.

iklan

Pada umumnya penyakit ini terjadi ketika sel-sel batang di retina tidak dapat merespon cahaya. Pada nyctalopia, sel-sel batang kehilangan kemampuan mereka untuk merespon cahaya secara bertahap. Kasus disfunsi dari sel batang biasanya merupakan masalah genetik. dalam kasus tersebut, sel-sel batang hanya dapat berfungsi sedikit atau tidak berfungsi sama sekali. Kondisi ini berlaku sepanjang masa hidup penderita penyakit ini. Rabun senja dikenal sebagai retinitis pigmentosa bila disebabkan oleh kondisi genetik yang menyebabkan buruknya penglihatan.

Beberapa contoh kegiatan sehari-hari yang mungkin menandakan Anda mengalami rabun senja yaitu:

-Anda mungkin sulit melihat jalan saat berkendara pada malam hari.
-Sulit melihat sekitar ketika berjalan di tempat gelap seperti di dalam bioskop.
-Sulit melihat bintang di langit.
-Pandangan Anda lebih mungkin memburuk ketika transisi dari ruangan yang terang ke gelap.

Jika anda mengalami gejala-gejala tersebut berarti kemungkinan anda mengidap rabun senja.

Penyebab dan Gejala Rabun Senja

mata rabun senja

Penyebab utama

Ternyata kekurangan vitamin A merupakan penyebab terbanyak dari penyakit ini. Vitamin A merupakan vitamin larut dalam air yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai kebutuhan. Vitamin ini akan membantu merubah sinyal molekul dari sinar yang diterima oleh retina untuk menjadi suatu proyeksi gambar di otak kita. Retinol merupakan senyawa yang berperan utama dalam hal tersebut . Senyawa retinol, bersama dengan rodopsin, akan membentuk kompleks pigmen yang sensitif terhadap cahaya untuk mentransmisikan sinyal cahaya ke otak. Oleh karena itu, kekurangan vitamin A di dalam tubuh seringkali berakibat fatal pada organ penglihatan.

Penyebab rabun senja

1. Seseorang mungkin menderita kekurangan vitamin A jika tubuh tidak mampu menyerap vitamin A dari makanan. Situasi ini bisa timbul setelah operasi gangguan pankreas, ganggian hati, dan gangguan usus.
2. Penyakit kronis seperti diabetes dapat mempengaruhi penglihatan. Diabetes yang parah dapat menyebabkan kebutaan, bahkan kebutaan total.
3. Katarak yang terlihat seperti daerah berawan pada lensa mata bisa menyebabkan rabun senja. Biasanya orang tua lebih berisiko untuk pembengkakan katarak.
4. Disfungsi pada sel batang di retina menyebabkan hilangnya penglihatan dan rabun senja.
5. Stres berlebihan, kecemasan, atau takut kegelapan dapat menyebabkan masalah penglihatan seperti nyctalopia.
6. Miopi atau rabun jauh juga dapat menyebabkan rabun senja.
7. Obat untuk glaukoma dapat menyempitkan pupil yang akhirnya dapat menyebabkan keratomalacia.
8. Paparan sinar matahari berlebihan dapat mempengaruhi penglihatan pada malam hari.

Gejala rabun senja

1. Mata membutuhkan lebih banyak waktu untuk beradaptasi ketika datang dari daerah yang terang benderang ke daerah yang gelap gulita.
2. Orang mungkin tidak kuat menonton televisi atau membaca buku terlalu lama.
3. Kesulitan untuk melihat di malam hari dan kesulitan untuk melihat dalam pencahayaan kurang merupakan gejala utama dari rabun senja.
4. Orang yang rabun senja mungkin menderita mata kering.
5. Penderita penyakit ini sering mengeluhkan tentang penglihatan yang kabur dan mungkin juga memiliki gangguan penglihatan yang kuang baik ketika objekmendapat pencahayaan.
6. Orang dengan rabun senja munkin tidak dapat melihat bintang-bintang dilangit yang cerah di malam hari.
7. Seseorang dengan gejala rabun senja dapat mengalami kesulitan mengemudi di malam hari.
8. Seseorang denga penyakit mata ini memerlukan cahaya ekstra untuk membaca.
9. Penderita rabun senja tidak akan bisa mengenali gambar dalam cahaya yang redup.
10. Tidak bisa melihat jalan di malam hari.

Pengobatan Rabun Senja

Pengobatan penyakit mata ini tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala rabun senja. Setelah penyebabnya terdeteksi, dokter dapat menentukan modus dari pengobatan yang umumnya meliputi:

- Operasi katarak
- Menghentikan konsumsi obat glaukoma dan menggantinya dengan yang lain.
- Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A. Asupan vitamin A ini dapat diperoleh dari makanan seperti, susu, telur, hati, daging, ayam, sayuran hijau, wortel, ubi, bayam, brokoli, mangga, dan tomat.
- Memakai obat tetes mata dari dokter bisa mengurangi tekanan pada mata pada penderita glaukoma. Hal ini dilakukan dengan cara mengurangi pembentukan cairan pada mata. Pemakaian obat oral, operasi, atau terapi laser juga bisa dilakukan jika pengobatan dengan obat tetes mata saja tidak efektif.
- Keratonocus ringan bisa diatasi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak. Tapi bagi kebanyakan orang, lensa kontak merupakan cara yang paling efektif. Untuk kondisi yang parah, seperti sudah tidak bisa memakai lensa kontak atau penipisan kornea yang parah, jalur operasi mungkin diperlukan.
- Apabila rabun senja Anda disebabkan oleh rabun jauh, maka pastikan kacamata yang Anda gunakan memiliki ukuran yang tepat dengan minus mata Anda.

Rabun senja yang disebabkan oleh penyakit genetik seperti RP dan Usher syndrome tidak bisa diobati. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, disarankan untuk tidak berkendara pada malam hari atau melakukan aktivitas di tempat yang gelap.