www.akukanker.com

Mata Trachoma - Jenis, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Penyakit mata trachoma adalah infeksi bakteri pada mata yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini dapat berkembang sangat baik pada lingkungan yang kotor dan bersanitasi buruk. Bakteri ini dapat menyebar melalui kontak langsung pada mata, kelopak mata dari seseorang yang terinfeksi. Penyakit mata trachoma merupakan penyebab kedua kebutaan setelah penyakit mata katarak, namun penyakit mata trachoma dapat dicegah.

iklan

Kebutaan yang disebabkan oleh penyakit mata trachoma dapat terjadi jika mata mengalami infeksi berulang selama bertahun-tahun oleh mikroorganisme bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi mata trachoma yang terjadi berulang-ulang dapat menyebabkan kebutaan permanen yang disertai dengan rasa nyeri jika kelopak mata terbalik ke dalam. Anak-anak lebih rentan terserang penyakit ini karena mereka sering bermain ditempat kotor yang terinfeksi bakteri Chlamydia trachomatis.

Gejala dan Penyebab Mata Trachoma

mata trachoma

Gejala penyakit mata trachoma pada tahap awal di tandai dengan gejala mata biasa seperti iritasi mata, mata berair, konjungtivitis, kelopak mata bengkak, dan sebagainya. Sedangkan pada tahap lanjut gejala akan semakin parah, seperti gangguan penglihatan. Umumnya, gejala yang seringkali muncul yaitu: Gatal-Gatal ringan pada mata dan kelopak mata, iritasi mata, Mata mengeluarkan cairan yang mengandung lendir atau nanah, Mata menjadi sensitif terhadap cahaya (fotofobia), Penglihatan kabur, Sakit pada mata, Peradangan folikel, Peradangan yang intens pada mata, Terdapat bekas luka pada kelopak mata, Bulu mata tumbuh ke dalam (trichiasis) dan Kornea berkabut

Penyakit mata trachoma disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis yang dapat menular melalui kontak langsung dari cairan mata atau hidung penderita. Selain bakrti, ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit mata trachoma, diantaranya:
-Lingkungan, seseorang yang sering melakukan kontak langsung dengan penderita dapat berisiko tinggi mengalaminya juga
-Kesehatan yang buruk, Kurang menjaga kebersihan, sanitasi buruk juga dapat meningkatkan risiko penyakit mata trachoma
-Usia, anak-anak usia 4 sampai 6 tahun lebih berisiko tinggi terserang penyakit mata trachoma
-Jenis kelamin, wanita memiliki risiko yang lebih tinggi terserang penyakit mata trachoma dua sampai enam kali lipat dari pada laki-laki
-Kurang pasokan air, dapat menyebabkan lingkungan menjadi kurang bersih dan dapat menjadikan tempat yang baik untuk bakteri berkembang
-Lalat, dapat menjadi media penyebaran bakteri penyebab mata trachoma

Pengobatan dapat dilakukan dengan mengkonsumsi antibiotik untuk menghilangkan infeksi. Namun pada kasus yang lebih parah, tindakan medis seperti operasi dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit mata ini. Ketika mengalami penyakit ini, Anda harus segera periksa ke dokter mata untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat. Trachoma dapat mengakibatkan kebutaan sehingga harus segera melakukan pengobatan. Umumnya, ketika mengalami trachoma biasanya akan diberikan antibiotika untuk mengatasi infeksinya. Obat antibiotik ini ada yang berbentuk salep dan ada pula yang diminum.

Resiko dari terlambatnya pengobatan yang menyebabkan penyakit memasuki stadium lanjut adalah dapat terjadi kecacatan pada mata. Langkah selanjutnya yang biasanya dokter lakukan adalah dengan menyarankan operasi atau pembedahan. Operasi yang dapat dilakukan yaitu Operasi rotasi tarsal bilamellar yang dapat menangani gangguan penglihatan. Pembedahan yang biasanya dilakukan selain operasi yaitu Transplantasi kornea yang bertujuan untuk memperbaiki penglihatan. Selain itu, pencukuran bulu mata juga akan dilakukan untuk mencegah tumbuh ke dalam. Biasanya tindakan ini dilakukan secara berulang.