www.akukanker.com

Rabun Dekat - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Rabun Dekat merupakan gangguan pada mata yang mengakibatkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, tetapi biasanya benda yang jauh justru terlihat sangat jelas.
Penyakit ini disebut juga dengan hyperopia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Mata akan menjadi mudah lelah jika mengalami rabun dekat.

iklan

Cacat mata ini disebabkan ketika melihat benda lebih dekat maka bayangan akan jatuh di belakang retina. Mata dengan kondisi ini adalah mata dengan lensa yang terlalu pipih atau bola mata terlalu pendek.

Diagnosis Rabun Dekat

rabun dekat

Kebanyakan gangguan penglihatan pada anak-anak masih bisa disembuhkan, itu sebabnya penting untuk mendeteksi sejak dini dengan melakukan pemeriksaan mata pada anak-anak secara rutin. Kerusakan mata permanen dapat terjadi jika tidak melakukan pengobatan.

Diagnosis rabun dekat pada tahap awal akan mempermudah dokter untuk memberikan perawatan yang tepat untuk mengatasinya.

Tes mata dilakukan untuk memeriksa penglihatan dan kesehatan mata yang dilakukan oleh optometrist. Pemeriksaan mata biasanya diawali dengan pertanyaan yang akan diajukan oleh optometrist seperti apakah ada masalah penglihatan yang spesifik, dan jika ada, sudah berapa lama berlangsung. Optometrist juga akan menanyakan apakah anda sedang menjalani pengobatan atau menderita gangguan kesehatan tertentu.

- Tes penglihatan. Tes ini biasanya dilakukan dengan anda membaca serangkaian huruf yang pada tiap baris berikutnya menjadi kecil atau disebut dengan Snellen chart. Tes ini bertujuan untuk memeriksa penglihatan, baik jarak dekat maupun jarak menengah. Jika anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, jangan lupa untuk membawanya karena tes ini akan dilakukan dengan tanpa kacamata atau kontak lensa.

- Tes mata. Tes ini dilakukan untuk memeriksa bagian dalam mata dengan menggunakan alat yang menyinari pupil atau biasa disebut dengan oftalmoskop. Selain itu, tes ini juga memeriksa koordinasi dan gerakan mata, refleks pupil, dan jika ada kondisi seperti diabetic retinopathy serta glaukoma.

Jika berdasarkan hasil tes yang dilakukan diketahui bahwa anda mempunyai masalah pada mata, biasanya optometrist akan membahas kacamata atau kontak lensa yang cocok dengan anda. Dan jika masalah pada mata cukup parah atau memerlukan perawatan medis lebih, anda akan disuruh untuk ke dokter ahli mata atau oftalmologis.

Penyebab Rabun Dekat

Penyakit ini terjadi akibat cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus di dalam retina, tapi terfokus kebelakangnya. Hal ini terjadi karena kornea mata terlalau datar atau kurang melengkung, lensa yang kurang tebal, dan bola mata terlalu pendek.
Lensa mata mencoba memperbaiki masalah pembiasan yang terfokus dibelakang retina dengan cara menjadi tebal. Namun pada penderita rabun dekat, hal ini tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya tidak bisa terfokus dengan benar.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat:

- Genetika, sebagian orang diwariskan penyakit ini oleh orang tua.
- Usia, penyakit ini lebih sering terjadi pada orang yang berusia diatas 40 tahun, tetapi masih ada kemungkinan dapat dialami oleh usia berapa saja.

Selain beberapa faktor yang disebutkan di atas, ada juga faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya rabun dekat, yaitu tumor di sekitar mata, diabetes, masalah pembuluh darah di retina atau foveal hypoplasia, dan mata yang tidak berkembang sempurna saat bayi masih di dalam kandungan atau disebut sindrom mata kecil.

Gejala Rabun Dekat

Rabun Dekat pada umumnya terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun akibat berkurangnya kemampuan mata seiring bertambahnya usia. Namun sebagian kecil anak-anak juga bisa terlahir dengan kondisi ini.
Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi biasanya anak-anak yang menderita penyakit ini tidak selalu memiliki masalah dengan penglihatan mereka. Namun kondisi pada anak-anak harus segera diatasi karena bisa menimbulkan komplikasi, seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling (strabismus). Periksakan kondisi mata anak anda ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada penglihatannya atau tidak.

Berikut ini merupakan gejala-gejala rabun dekat:

- Sakit kepala
- Harus mengerlingkan mata agar dapat melihat dengan jelas
- Mata berair atau berwarna kemerahan
- Kesulitan untuk membaca
- Mata terasa lelah setelah fokus melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca.
- Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram.

Pengobatan Rabun Dekat

Rabun Dekat merupakan kelainan mata yang banyak menyerang orang tua dengan usia diatas 40 tahun. Orang yang menderita mata plus atau rabun dekat akan cenderung menjauhkan benda yang dilihatnya dari mata. Dengan cara menjauhkan benda tersebut orang itu akan mampu melihat objek benda tersebut dengan lebih jelas.

Hipermetropia (Rabun Dekat) adalah jenis kelainan mata yang menyebabkan pendeitanya dapat melihat dari jarak dekat dengan lebih baik. Disebut juga dengan mata plus, atau hipermetropia. Hipermetropia umumnya muncul karena bertambahnya usia seseorang, biasanya diatas 40 tahun. Mata plus merupakan kelainan yang berasal dari luar (bukan bawaan). Sama halnya dengan mata minus, mata plus ringan juga dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak. Sementara itu, untuk plus tinggi diperlukan bedah refraktif. Cara mengatasi mata plus.

Penyebab rabun dekat adalah karena bola mata yang lebih pendek dibandingkan dengan mata normal. Biasanya keadaan ini terjadi karena faktor usia. Hal tersebut merupakan salah satu proses penuaan pada orang-orang yang berusia di atas 40 tahun. Kondisi demikian biasanya tidak dapat disembuhkn, tetapi bisa di perbaiki dengan menggunakan kaca mata atau pun “contact lenses”. Tetapi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa menyembuhkan mata plus dengan sering-sering meneteskan obat tetes mata, yang ternyata berguna untuk meremajakan otot mata yang sudah tidak lentur lagi.

Memang banyak cara untuk menyembuhkan penyakit ini, tapi yang sering dipakai saat kita mengalami mata plus yaitu kacamata, memang kacamata dapat membuat kita bisa melihat objek secara jelas, namun perlu diketahui jika kita terus menggunakan kacamata, maka penyakit mata tersebut tidak pernah sembuh, yang ada malah bertambah besar minus ataupun plusnya, namun disini kami akan membagi cara menyembuhkan mata plus yang aman bagi kesehatan mata sekaligus bisa menyembuhkan mata plus kita sehingga kembali normal.

Berikut ini adalah beberapa cara menyembuhkan Rabun Dekat secara alami:

- Zooming, merupakan latihan melihat/fokus dari benda yang jauh ke benda yang dekat, secara bergantian.
- Gosok kedua tangan dengan lembut sampai terasa hangat, kemudian letakkan telapak tangan pada mata dalam kondisi tertutup, jangan tekan bola mata, tapi letakkan dengan halus pada tulang-tulang sekitar mata.
- Latihan dengan Kartu test mata yang jaraknya berjauhan.
- Soft focus, sama dengan zooming, hanya saja selama fokus mata tidak boleh berkedip selama 5-25 detik, dan mata tidak terlalu focus, hanya melihat secara santai.
- Menguaplah dengan lebar, sampai anda merasa rileks.
- Dengan bola berayun, coba untuk focus ke bola yang bergerak karena ayunan. Atau bisa diganti dengan bola pingpong/tennis yang sedang dimainkan, atau alternative lain yang serupa.
- Pencahayaan, dengan mata tertutup, lihatlah matahari, atau lampu yang cukup terang, sampai mata anda terasa hangat.
- Latihan peregangan otot mata, gerakan mata anda kebawah, keatas, tengah samping.
- Memijat bagian-bagian kepala yang mempengaruhi mata; bagian bawah alis, pangkal hidung yang diapit oleh 2 mata, 2 sisi kening di ujung alis bagian luar, titik bawah mata (tulang sekitar mata), bahu dekat tengkuk, 2 urat leher di bagian tengkuk.

Itulah beberapa keterangan yang dapat kita simak mengenai Rabun Dekat. Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga dengan adanya artikel ini anda yang membaca dapat mengetahui segala tentang penyakit ini. Semoga bermanfaat.