www.akukanker.com

Saraf Mata Robek - Pengertian, Gejala dan Pengobatannya

Retina robek terjadi ketika bagian retina terpisah dari lapisan luar mata. Jika tidak diobati dengan segera, retina robek dapat mengarah pada kondisi yang lebih serius, disebut terlepasnya retina, yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan sebagian atau seluruhnya. Retina yang robek menyebabkan gejala saraf mata robek akibat bagian retina terpisah dari lapisan sebelah luar mata.

iklan

Jika anda memiliki miopia (rabun jauh) ukuran tinggi, anda dapat beresiko pelepasan retina lebih tinggi karena penipisan retina dapat mengarah ke perkembangan lubang atau robek pada retina. Sejarah keluarga juga mungkin berkontribusi terhadap resiko. Faktor resiko lainnya adalah setelah operasi katarak. Pemeriksaan mata secara reguler sangat berguna untuk deteksi dini masalah ini. Dengan pengobatan tepat waktu, kondisi ini dapat diperbaiki sebelum pelepasan retina sepenuhnya terjadi.

Gejala Saraf Mata Robek

saraf mata robek

Awalanya seringkali penderita mengeluh adanya bintik-bintik hitam yang melayang-layang (floaters) atau kilatan cahaya (Flash of Light) dalam pandangannya. Memang tidak semua keluhan tersebut berlanjut menjadi Ablatio Retina. Bila keluhan tersebut muncul tiba-tiba dan dalam jumlah yang banyak perlu waspada karena kemungkinan besar terjadi robekan pada retina. Pada kondisi ini perlu segera dilakukan pemeriksaan retina secara seksama untuk medeteksi adanya robekan pada retina.

Mengelupasnya retina ditandai oleh sebagian lapang pandangan yang buram dan semakin lama semakin luas, penglihatan bergelombang dan bila macula retina (bintik kuning) sudah mengelupas penglihatan akan sangat kabur. Bila berlanjut semua retina terkelupas akan terjadi buta total. Pada sebagian penderita tidak mengalami keluhan-keluhan tersebut diatas namun mendadak gelap dan buta total bila robekan retina tepat mengenai pembuluh darah sehingga terputus yang menimbulkan pendarahan Corpus Vitreous.

Abaltio Retina merupakan keadaan yang perlu penanganan segera, bila ada keluhan diatas perlu secepatnya memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Mata. Retina yang robek dan mengelupas tidak menimbulkan rasa sakit dan keadaan ini tidak kasat mata / tidak dapat dilihat dari luar. Diperlukan alat khusus untuk mendeteksinya yaitu Oftalmoskop atau dengan lensa khusus bila perlu dengan Ultrasonografi (USG) pada kasus dengan media yang keruh, misalnya pedarahan Corpus Vitreous.

Pengobatan Saraf Mata Robek

Retina robek biasanya diobati dengan pengobatan laser untuk mencegah retina robek berkembang menjadi pelepasan retina. Pengobatan laser bekerja dengan membentuk jaringan parut di sekitar retina yang robek sehingga mencegah vitreous merembes keluar melalui robekan. Beberapa kasus kondisi ini tidak perlu diobati karena tidak mengarah ke pelepasan retina. Namun kondisi tersebut tetap membutuhkan pengamatan dan pemeriksaan ulang untuk memastikan bahwa retina tetap stabil.

1. Laser Fotokoagulasi
Adanya robekan retina saja dimana retina belum mengelupas cukup dilakukan Laser Fotokoagulasi disekitar robekan untuk mencegah retina mengelupas dari dinding dalam bola mata.

2. Operasi
Pada retina yang sudah mengelupas / Ablatio retina perlu segera dilakukan tindakan operasi untuk menutup robekan dan menempelkan retina kembali.

Nah itulah pembahasan kali ini tentang saraf mata robek, semoga dapat bermanfaat untuk anda, dan ilmunya jangan lupa di bagikan. Jika ada kekurangan, mohon dimaklumi. Terima kasih telah berkunjung.