www.akukanker.com

Aku Mata - Informasi Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Mata adalah salah satu alat indra manusia yang berfungsi sebagai indra penglihatan. Merupakan alat indra yang kompleks. Apabila kita menyebutkannya, maka dalam pikiran kita yang muncul adalah bola mata, namun sebenarnya tidak hanya itu yang berperan agar kita dapat melihat, bulu, alis, dan kelopak juga berperan sangat dalam mendukung penglihatan. Organ penting ini sangat terkait dengan cahaya (gelap terang), warna, dan benda yang dilihat.

Bagian-bagian Mata dan Fungsinya

aku mata

Secara garis besar, mata memiliki 2 bagian utama, yaitu bagian dalam dan bagian luar.

1. Bagian Luar

Sebagai alat indra penglihat bukan hanya bola mata saja, namun juga ada bagian luar yang fungsinya tidak kalah penting, yaitu: Alis, adalah bagian yang terdapat di atas kelopak yang tersusun atas rambut-rambut, alis berfungsi untuk melindungi mata dari air dan kotoran yang hendak masuk kedalam organ penglihatan ini. Contohnya mata dapat terlindung dari keringat dari atas alis.

Kelopak, adalah bagian yang menutupi sebagian mata, dan berfungsi untuk melindungi serta sebagai pembersih. Kelopak dapat menutup dan membuka. Kelopak mata juga memiliki gerak refleks untuk berkedipm jika terjadi sesuatu, misalnya ketika intensitas cahaya yang diterima bola mata meningkat secara tiba-tiba.

Bulu Mata, adalah bagian yang terdapat pada ujung kelopak mata yang juga terdiri dari rambut-rambut halus. Bulu Mata berfungsi untuk melindungi mata dari kotoran dan juga untuk menyaring intensitas cahaya yang masuk ke mata. Pada bulu mata terdapat suatu kelenjar yang disebut dengan kelenjar meibow yang berfungsi menghasilkan lemak untuk mencegah kedua kelopak mata lengket saat berkedip.

2. Bagian Dalam Mata

a. Dinding Bola Mata

Bola mata tersusun atas 3 dinding yang memiliki peran dominan dalam menjalankan fungsinya sebagai alat indra penglihat. Ketiga bagian tersebut adalah:

Sklera, adalah bagian dinding mata paling luar, bagian ini berwarna putih buram dan bersifat keras karena tersusun oleh jaringan ikat dengan serat yang kuat. Sklera berfungsi untuk membungkus dan melindungi bola mata dari kerusakan.

Kornea, adalah bagian dinding mata lapisan tengah yang berfungsi sebagai penyuplai oksigen dan nutrisi untuk bagian lain, terutama bagi retina. Pada Koroid terdapat banyak pembuluh darah oleh karena mudah untuk transfer oksigen. Koroid umumnya berwarna cokelat kehitaman atau hitam. Warna gelap pada koroid berfungsi agar cahaya tidak direfleksikan (dipantulkan). Bagian depan koroid yang terputus akan membentuk iris (selaput pelangi), pada bagia tengah iris terdapat lubang yang dinamakan pupil.

Retina, adalah bagian dinding paling dalam dari mata yang berfungsi untuk menangkap bayangan benda karena memiliki sel yang peka terhadap cahaya. Retina merupakan bagian yang memiliki reseptor cahaya yang terdiri dari sel - sel saraf yaitu:

- Sel Batang (Basilus), merupakan sel yang peka terhadap cahaya tidak kuat (lebih berperan pada saat malam hari atau dalam keadaan gelap)

- Sel Kerucut (Konus), merupakan sel yang peka terhadap intensitas cahaya yang kuat (lebih berperan saat siang hari atau dalam keadaan terang)

Bagian belakang retina tidak memiliki sel batang maupun sel kerucut tersebut, oleh karena itu disebut titik buta, dan apalagi bayangan benda jatuh pada titik tersebut maka kita tidak bisa melihat. Sedangkan bagian mata yang memliki banyak sel kerucut disebut titik kuning, bagian ini merupakan bagian yang paling peka terhadap cahaya, apabila bayangan benda jatuh pada titik kuning, maka manusia mampu melihat dengan jelas.

b. Iris

Iris merupakan bagian yang memberi warna pada mata, mungkin kalian pernah melihat orang yang warna bola matanya coklat, hitam, biru atau hijau? Nah irislah yang berperan untuk memberikan warna pada bola mata manusia. Pada bagian iris terdapat pingmen warna, oleh karena itu iris sering disebut selaput pelangi, iris terletak pada bagian depan bola mata. Iris juga dapat mengkerut dan mengembang, iris berfungsi untuk mengatur pergerakan pupil sesuai dengan intensitas cahaya yang masuk.

c. Pupil

Pupil merupakan bagian lubang yang terdapat pada bagian tengah iris yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata. Pupil akan melebar apabila sedikit cahaya yang masuk ke mata (dalam keadaan semakin gelap) , dan akan mengecil apabila banyak cahaya yang masuk ke mata (dalam keadaan semakin terang). Proses membesar dan mengecilnya Pupil berguna agar cahaya yang masuk tidak berlebihan dan tidak terlalu sedikit agar kita tetap dapat melihat dengan baik.

d. Lensa

Lensa merupakan bagian yang bersifat lunak dan transparan yang terdapat di belakang iris. Lensa berfungsi untuk mengumpulkan dan memfokuskan cahaya agar bayangan benda jatuh di tempat yang tepat. Lensa memiliki kemampuan yang disebut daya akomodasi, yaitu kemampuan untuk menebal/menipisnya atau mencembung/memipihnya lensa sesuai dengan jarak benda yang dilihat. Lensa diikat oleh otot pemegang lensa, otot inilah yang berfungsi dalam kemampuan Daya Akomodasi Lensa. Apabila Lensa Akan semakin cembung saat melihat benda yang dekat dan semakin memipih saat melihat benda yang jauh.

e. Kelenjar Lakrima (kelenjar air mata)

Kelenjar Lakrima merupakan bagian mata yang berfungsi untuk menghasilkan air mata yang akan membasahi kornea, melindungi mata dari kuman, menjaga mata dan kelopak mata bagian dalam agar tetap lembut dan sehat.

f. Saraf Optik

Saraf optik merupakan bagian yang berfungsi untuk memberikan informasi visual yang diterima dan diteruskan ke otak.

g. Titik Buta

Titik buta merupakan bagian yang berfungsi untuk meneruskan dan membelokkan berkas saraf menuju otak. Pada titik buta tidak terdapat sel-sel yang peka terhadap rangsangan cahaya. Oleh karena itu apabila bayangan benda jatuh pada bagian ini, maka kita tidak dapat melihat.

Gangguan dan Jenis Penyakit Mata

Ada banyak gangguan dan jenis penyakit mata, diantaranya: Katarak, Glaukoma, Mata Minus dan Plus, Presbiopi, Lelah, Berair, Rabun Senja, Belekan, Keratitis, Mata Merah, Iridosiklitis Akut, Iritasi, Hipermetropi, Silinder, Rabun Dekat dan jauh, Hordeolum, Eksoftalmus, Pterigium, Mata Kering, Floaters, Mata Kuning, Ablasio Retina, Saraf Mata Lepas, Saraf Mata Putus, Saraf Mata Lemah dan Saraf Mata Robek. Kami merangkum semua gangguan dan jenis penyakit mata diatas melalui artikel-artikel yang lengkap dengan gejala, penyebab bahkan cara pengobatannya.